Tuesday, April 23, 2013
![]() |
| http://thedailyblog.co.nz |
- Sarana untuk berkreasi, misalnya kita suka menulis, edit foto, Fotografer, dan lain sebagainya. kita bisa share dan tunjukkan kepada dunia hasil karya kita. Yang nantinya dilihat orang lalu menilai karya kita dan mungkin saja karya kita dibutuhkan.
- Sebagai lahan usaha, seperti mempromosikan produk barang atau jasa.
- Mengikuti kontes. Dewasa ini, berbagai kontes dan lomba, sudah menjamur, baik itu berupa kontes SEO, ataupun kontes review, sehingga memungkinkan para blogger berkesempatan untuk menjadi pemenang dan mendapatkan hadiah.
- Mencari teman. Dalam dunia blogger, kita tidak bisa hidup sendiri, tanpa blogger lainnya, sebagai blogger tentunya membutuhkan blogger lain untuk saling sharing, bertukar link, dll.
- Menjadi media untuk mempopulerkan sesuatu atau diri sendiri. Banyak orang sukses, berawal dari iseng-iseng nge-blog.
- Belajar untuk lebih baik. Biasanya sesama blogger akan saling berkomentar satu sama lain, sehingga kita bisa mengetahui kekurangan-kekurangan dalam konten yang kita share.
- Yang terakhir adalah memotivasi kita, untuk selalu memberikan yang terbaik kepada pembaca. Karena sebagai manusia, tentunya kita ingin dipuji dari yang terbaik yang bisa kita berikan kepada pembaca/orang lain. Selain itu Anda juga akan berusaha belajar banyak hal.
Selebihnya itu saja yang dapat saya share mengenai manfaat blogger yang saya rasakan sebagai pengguna blog itu sendiri. Semoga menjadi inspirasi untuk pembaca.
Trims...
Wednesday, April 17, 2013
KECELAKAAN DUA SEPEDA MOTOR
Emosi Memuncak, Bogem
pun Bertindak
Bandung,- Seorang pengendara sepeda
motor yang sedang membawa istri dan anaknya terserempet motor di belakangnya
hingga terjatuh ketika hendak menyebrang di
SPBU Pertamina jln. Parakanmuncang, Rancaekek Bandung, Kamis (8/12) pagi sekitar pukul
8.30 WIB.
Menurut saksi
mata yang melihat kejadian tersebut, korban yang diserempet itu hendak
menyebrang untuk mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina. Namun dibelakang ada
motor yang mengikuti dan hendak menyalip ke arah kiri motor yang didepannya dan
seketika kecelakaan itupun tidak dapat terelakan.
Saat kecelakaan
terjadi, pemuda yang menyerempet motor itu sempat akan melarikan diri namun ada
warga yang menghentikan pemuda itu. Mereka sempat cekcok adu mulut saling
menyalahkan antar keduanya. Bahkan korban yang diserempet kesal dan sempat
memukul pemuda itu karena disalahkan. Untungnya warga setempat dapat
menghentikan pertikaian mereka.
Korban dan
pemuda itu akhirnya memutuskan menghentikan pertikaian dan saling meminta maaf,
dan masing – masing meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tidak ada
korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Menurut warga setempat memang di daerah SPBU Pertamina jln. Parakanmuncang, Rancaekek itu rawan terjadi kecelakaan bahkan sampai
memakan korban jiwa.***
Tuesday, April 9, 2013
Feature - Si Kecil Penjual Cobek
Friday, April 5, 2013
Cara Memasang Template yang Sudah Didownload
Kali ini ane mau ngasih tips buat para pemula blogger mengenai cara memasang template yang sudah didownload. caranya gampang banget. setelah loe download template yang loe suka, selanjutnya ikuti cara di bawah ini :
1. File Archive yang sudah didownload diekstrak dulu, dan cari file yang berekstensi .xml
2. Setelah itu, buka menu template
3. Lalu klik pada "cadangkan/Pulihkan" atau "you back up the / Restore"(Backup)
4. Kemudian klik "Browse" dan upload file .xml tadi
Selesai
jgn lupa koment nya ea...
Sengkyu
Thursday, April 4, 2013
Sekilas Mengenai Citizen Journalism di Indoneisa
![]() |
| by Jim Pettiward |
Wednesday, April 3, 2013
![]() |
| sagaciousnews.com |
Keyword dan deskripsi meta tag yang anda masukan kedalam html dari halaman-halaman anda, menyediakan informasi bagi search engine mengenai bagian yang tidak boleh di tampilkan dalam web browser.
Secara ringkas nya, Meta Tag adalah keyword(Kata Kunci) yang memudahkan dalam carian enjin(search engine) contoh : Google, Yahoo, Altavista, ASK dan sebagainya.
Kehadiran media online memunculkan ”generasi baru” jurnalistik, yakni jurnalisme online (online journalism) –disebut juga cyber journalism. Jika kita berbicara mengenai Jurnalistik Online maka kita harus tahu dahulu apa itu jurnalistik dan juga online.
Jurnalisme adalah kegiatan mengumpulkan, menulis, mengedit, menerbitkan berita melalui koran dan majalah atau memancarkan berita melalui radio dan televisi.
Online adalah menggunakan fasilitas jaringan internet untuk melakukan upaya penjualan atas produk kita
dari definisi diatas dapat kita artikan, jurnalistik online merupakan proses penyampaian informasi dengan menggunakan media internet (website). Kamus bebas Wikipedia mendefinisikan jurnalisme online sebagai ”pelaporan fakta yang diproduksi dan disebarkan melalui internet” (reporting of facts produced and distributed via the Internet).
Karakter
Karakter jurnalisme online –sebagaimana tergambar dalam karakter media online— antara lain kecepatan penyajian, real time --langsung dipublikasikan pada saat kejadian sedang berlangsung, interaktif, dan diperkaya dengan link atau tautan kepada informasi terkait.
Keunggulan jurnalisme online secara detail dikemukakan James C. Foust dalam bukunya, Online Journalism: Principles and Practices of News for The Web (2005):
1. Audience Control --audiens lebih leluasa dalam memilih berita.
2. Nonlienarity --tiap berita yang disampaikan dapat berdiri sendiri atau tidak berurutan.
3. Storage and retrieval --berita tersimpan dan diakses kembali dengan mudah.
4. Unlimited Space –memungkinkan jumlah berita jauh lebih lengkap ketimbang media lainnya.
5. Immediacy --cepat dan langsung.
6. Multimedia Capability –bisa menyertakan teks, suara, gambar, video dan komponen lainnya di dalam berita.
7. Interactivity --memungkinkan adanya peningkatan partisipasi pembaca.
Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/communication-media-studies/2059339-jurnalisme-online-jurnalistik-internet/#ixzz2PPg5by6a
Tuesday, April 2, 2013
Dalam proses komunikasi, hal yang mutlak diperhatikan adalah tingkat keefektifan komunikasi. Komunikasi dikatakan efektif apabila makna yang ada pada komunikator sama dengan makna yang ditangkap oleh komunikan. Namun makna pesan itu sangat tergantung pada lingkungan di mana pihak yang terlibat dalam proses komunikasi tinggal dan dibesarkan. Karena pada setiap lingkungannya, baik komunikator maupun komunikan memliki gaya hidup sendiri sesuai dengan lingkungan yang ia tinggal yaitu budaya.
Budaya adalah gaya hidup unik suatu kelompok manusia tertentu. Budaya menurut E.B. Taylor, Bapak Antropologi budaya adalah keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan atau kebiasaan-kebiasaan lain yang diperoleh anggota-anggota suatu masyarakat.
Dalam perkembangan komunikasi sendiri memang sangat pesat. Jika pada abad ke-17 atau 18 komunikasi dilakukan dengan menggunakan surat-menyurat melalui kantor pos, maka pada ke-20 ini komunikasi sudah dipengaruhi oleh teknologi. Teknologi yang terus berkembang ini pada awalnya berupa telepon.
Kemudian mulai beralih ke hal-hal seperti adanya radio, mesin fax, dan tanpa melupakan jasa komunikasi yang bernama pos. Semakin bertambahnya umur, perkembangan teknologi komunikasi semakin canggih. Dari macam-macam komunikasi yang ada, sekarang kita mengenal komunikasi cyber.
Saat ini sebuah komunikasi telah hadir dengan perangkat lunak yang bernama internet dan didukung alat-alat yang memadainya. Teknologi ini akhirnya bisa terlihat pada penggambarannya, seperti, e-mail, facebook, twetter, dan lain-lainnya. Itulah teknologi komunikasi yang tergambar saat ini.
Dalam komunkasi, manusia membutuhkan alat yang berupa bahasa. Dari zaman dahulu, manusia mempunyai bahasa, baik itu bahasa lisan atau bahasa tubuh. Untuk berinteraksi dengan orang lain. Untuk itu, muncullah beragam-macam bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi.
Di Indonesia saja, bahasa di setiap daerah berbeda-beda, karena berbeda daerah dan suku, maka berbeda pula juga bahasanya. Akan tetapi Negara Indonesia setelah merdeka memiliki bahasa persatuan/nasional yaitu bahasa Indonesia yang bertujuan untuk melakukan komunikasi yang efektif.
Dalam kodratnya, manusia merupakan makhluk social yang mana dituntut untuk dapat saling bekerjasama dengan orang lain, baik kepentingan pribadi atau orang lain untuk terciptanya kehidupan yang aman dan damai. Seperti pendapat dari Aristoteles mengenai manusia adlah makhluk social menyebutkan bahwa makhluk social disebut juga sebagai zoon politicon. Maksudnya manusia dikodratkan untuk hidup secara bermasyarakat dan berinteraksi dengan orang lain.
Selain itu, DR. Johannes garang menyebutkan bahwa yang disebut sebagai makhluk social adalah makhluk yang hidupnya berkelompok dan makhluk tersebut tidak dapat hidup secara individu ata sendiri.
Dari pendapat diatas, dapat disimpulkan bahwa manusia sebagai makhluk social yang dalam kehidupannya tidak dapat lepas dari interaksi dengan orang lain dan manusia bukan makhluk yang individu dan menyendiri.
Komunikasi dan budaya sendiri tidak dapat dipisahkan. William H. Haviland menjelaskan Kebudayaan adalah seperangkat peraturan dan norma yang dimiliki bersama oleh para anggota masyarakat, yang jika dilaksanakan oleh para anggotanya akan melahirkan perilaku yang dipandang layak dan dapat di terima oleh semua masyarakat.
Untuk mempelajari, memiliki peraturan dan norma dibutuhkan komunikasi. Komunikasi pun membutuhkan norma-norma yang harus dipelajari dan dimiliki bersama.
Dalam komunikasi ada banyak tantangan dan hambatan yang terjadi, mengingat masyarakat setiap bangsa mempunyai symbol dan bahasa verbal maupun nonverbal yang berbeda-beda. Seperti yang dijelaskan Chaney dan Martin (2004). Hambatan komunkasi (communication barner) adalah segala sesuatu yang menghalangi terjadinya komunikasi yang efektif.
Misalnya, kebiasaan menganggukan kepala. Di Indonesia atau di Negara-negara lain seperti Amerika, anggukan kepala diartikan sebagai symbol “iya” atau “mengerti”, sementara di Jepang, anggukan kepala diartikan sebagai “saya mendengarkan”.
Contoh lainnya bisa dilihat di Indonesia sendiri, bagaimana logat atau ciri khas orang batak ketika berbicara yang terkesan keras seperti orang yang sedang “marah-marah” dan itu dianggap biasa di lingkungannya, tetapi jika orang Batak itu singgah atau menetap di Bandung yang notabene orang Sunda yang memiliki ciri khas ketika berbicara “halus” pasti kita tahu apa yang akan terjadi nanti.
Terlepas dari hal itu manusia dari berbagai suku, bangsa, dan bahasa kemungkinan akan bertemu dan berinteraksi satu sama lain, penting untuk kita melangsungkan komunikasi antar budaya yang efektif. Terlebih dahulu, tentunya kita harus memahami bermacam-macam norma dan aturan-aturan yang berlaku di tempat asal teman bicara kita, suapaya terhindar dari kesalahpahaman yang merugikan.
Ira Purwitasari, MODUL KOMUNIKAS ANTARBUDAYA
http://afand.abatasa.com/post/detail/6923/definisi-kebudayaan-menurut-para-ahli




